VLAN & Trunk
VLAN digunakan untuk membagi jaringan dalam satu prangkat yang sama (Switch) dengan menentukan VLAN untuk port Ethernet yang akan terhubung sedangkan Trunk memiliki tugas untuk menghubungkan dua Switch yang sama dengan spesifikasi VLAN yang sama. Sehingga perangkat yang terhubung ke misalnya VLAN 10 dari Switch1 dapat terhubuung ke Switch2 VLAN 10 dengan hanya satu kabel saja yang dikonfigurasikan sebagai Trunk.
Konsep
dasar sehingga saya sebutkan pada peranyataan sebelumnya bahwa TRUNK adalah
konfigurasi yang lebih efisien dibandingkan dengan konfigurasi lainnya misalnya
mode access port. Brikut adalah penjelasan terkait pemahaman masalah tersebut.
Pernyatan
tidak efisien dan fleksibel ditandai dengan indikator kabel yang digunakan
untuk menghubungkan paket data antar switch. Analisis gambar di atas
memperlihatkan switch dengan mode port akan membukan banyak label agar data
dapat terhubung pada VLAN id tertentu. Hal tersebut tentunya akan tidak efisien
jika Anda memiliki misalnya 5 VLAN dengan topologi kondisi area 4 lantai maka
akan sangat merepotkan dan memakan biaya.
Mode
trunk pada Switch hadir untuk menangani kondisi masalah tersebut. Dengan hanya
1 kebel yang dikonfigurasikan statusnya menjadi mode Trunk maka VLAN lainnya
akan dapat mengirmkan data dari kabel tersebut, sehingga kondisi akan lebih
efisien.
A. Konfigurasi mode access sebagai penghubung jaringan VLAN antar Switch
Agar
lebih memahami dasar konfugurasi VLAN, saya akan memberikan contoh konfigurasi
yang tidak efisien. Dengan menggunakan switchport mode access pada port switch untuk
menghubungkan jaringan VLAN antar switch. Berikut adalah contoh gambar kerja
topologi jaringan yang akan digunakan sebagai materi pada sub bab item “A”.
Analisis
gambar topologi jaringan di atas merepresentasikan teori yang sebelumnya telah
saya sampaikan terkait ketidakefisienannya jenis konfigurasi ini jika digunakan
sebagai penghubung jaringan VLAN antar switch karena Anda harus menggunakan
kabel 2x lebih banyak untuk menghubngkan antar perangkat switch.
1. Memasukan IP Address pada masing-masing perangkat PC secara Static
Langkah
pertama masukan IP Address secara static (manual) di masing-masing perangkat
(PC), Contek gambar topologi di atas. Berikut adalah contoh salah satu
pengaturan alamat IP
0 Komentar