Learn Network and Cisco Packet Tracer

VLAN & Trunk



Adalah sebuah protokol yang memungkinkan pembuatan beberapa jaringan dalam satu segmen jaringan yang sama. Standar protokol VLAN adalah IEEE 802.1q atau biasa disebut dengan Dot1q.

VLAN digunakan untuk membagi jaringan dalam satu prangkat yang sama (Switch) dengan menentukan VLAN untuk port Ethernet yang akan terhubung sedangkan Trunk memiliki tugas untuk menghubungkan dua Switch yang sama dengan spesifikasi VLAN yang sama. Sehingga perangkat yang terhubung ke misalnya VLAN 10 dari Switch1 dapat terhubuung ke Switch2 VLAN 10 dengan hanya satu kabel saja yang dikonfigurasikan sebagai Trunk.

Konsep dasar sehingga saya sebutkan pada peranyataan sebelumnya bahwa TRUNK adalah konfigurasi yang lebih efisien dibandingkan dengan konfigurasi lainnya misalnya mode access port. Brikut adalah penjelasan terkait pemahaman masalah tersebut.

Pernyatan tidak efisien dan fleksibel ditandai dengan indikator kabel yang digunakan untuk menghubungkan paket data antar switch. Analisis gambar di atas memperlihatkan switch dengan mode port akan membukan banyak label agar data dapat terhubung pada VLAN id tertentu. Hal tersebut tentunya akan tidak efisien jika Anda memiliki misalnya 5 VLAN dengan topologi kondisi area 4 lantai maka akan sangat merepotkan dan memakan biaya.

Mode trunk pada Switch hadir untuk menangani kondisi masalah tersebut. Dengan hanya 1 kebel yang dikonfigurasikan statusnya menjadi mode Trunk maka VLAN lainnya akan dapat mengirmkan data dari kabel tersebut, sehingga kondisi akan lebih efisien.

A. Konfigurasi mode access sebagai penghubung jaringan VLAN antar Switch

Agar lebih memahami dasar konfugurasi VLAN, saya akan memberikan contoh konfigurasi yang tidak efisien. Dengan menggunakan switchport mode access pada port switch untuk menghubungkan jaringan VLAN antar switch. Berikut adalah contoh gambar kerja topologi jaringan yang akan digunakan sebagai materi pada sub bab item “A”.


Analisis gambar topologi jaringan di atas merepresentasikan teori yang sebelumnya telah saya sampaikan terkait ketidakefisienannya jenis konfigurasi ini jika digunakan sebagai penghubung jaringan VLAN antar switch karena Anda harus menggunakan kabel 2x lebih banyak untuk menghubngkan antar perangkat switch.

1. Memasukan IP Address pada masing-masing perangkat PC secara Static

Langkah pertama masukan IP Address secara static (manual) di masing-masing perangkat (PC), Contek gambar topologi di atas. Berikut adalah contoh salah satu pengaturan alamat IP

2. Membuat kategori VLAN

Dalam hal ini saya membuat kategori nama VLAN menjadi 2 bagian yaitu VLAN untuk IT dan VLAN untuk HRD. Untuk mengkonfigurasikannya Anda perlu kilk icon perangkat switch → pilih menu CLI → Lalu konfigurasikan penulisan perintah seperti berikut












Posting Komentar

0 Komentar